Laporan telah selesai. Rasa lega kini bisa dirasakan oleh Trisa dan Sani usai mereka menghadap memberikan laporan secara resmi kepada Bagas tentang kasus yang baru saja berhasil mereka pecahkan bersama-sama. "Sekarang, untuk tim Vilper, saya kasih pilihan. Kalian mau libur, atau lanjut ke kasus lainnya?" Bagas melihat ketiga anggotanya yang masih berdiri di seberang mejanya. Trisa menarik nafasnya, dia memejamkan mata sejenak untuk meyakinkan dirinya kalau keputusan apa yang akan dia nanti, tidak akan membuat semuanya menyesal. "Kami lanjut ke kasus berikutnya saja, Pak." jawab Trisa penuh percaya diri. Sebagai ganti ketika tidak ada Vanko, maka Trisa berhak mengambil keputusannya sendiri walau dia tidak harus berunding dengan rekan satu timnya dulu. Namun beruntunglah yang berada di s

