Belum lama Gea ikut bergabung di tim Vilper, namun sudah bisa membuat Trisa dan Sani emosi. Kata-kata yang diucapkan Gea tadi tentang status kapten diistimewakan, sangat mengganggu mereka berdua yang notabenenya sudah bersama Vanko lebih lama dari Gea. Mereka berdua ialah saksi di mana hidup Vanko tidak seperti sekarang pada awalnya. Emosi Trisa masih memuncak, dia mengambil kaleng bir dari dalam lemari pendingin yang ada di samping dapur. Beberapa kaleng dibawa oleh Trisa ke balkon, dia ingin minum di sana agar tidak melihat Gea yang malah membuatnya semakin kesal. Ketika Trisa membuka kaleng pertamanya, dia merasakan ada seseorang yang tiba-tiba duduk di sampingnya seraya mengambil satu kaleng yang tadi dia letakkan di atas meja. Dengan santainya, Sani menyandarkan tubuhnya ke sandaran

