Di sebuah rumah yang begitu gelap, akibat kurangnya pencahayaan, di dalamnya ada beberapa orang yang sedang berkumpul dan membahas masalah yang sama dalam beberapa bulan terakhir ini. Masalah mereka seperti berada di titik yang sama, tidak ada kemajuan. Bahkan mereka tidak tahu kalau harus maju pun, harus maju ke mana? Karena satu orang, mereka bertiga dibuat kelabakan seolah sedang kesetanan. Salah satu di antara tiga orang penting yang ada di sana, ialah Antony. Benar, lelaki yang hampir menjadi suami Becca beberapa bulan lalu. Lelaki bule itu, menunduk menatap lantai ketika seseorang yang duduk di kursi kejayaannya di depan sana sedang mengoceh tanpa henti. Di samping Antony, ada satu laki-laki lagi yang juga satu tim dengannya. Mereka berdua masih mendengarkan apa yang dikatakan pere

