Waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Becca masih terdiam di depan jendela kamarnya yang mengarah ke arah masuk dari jalan raya ke gedung apartemen tempatnya tinggal. Ini sudah jam di mana, jarang ada orang yang berlalu lalang. Sehingga, Becca hanya sesekali saja melihat ada yang melewat. Itu pun tidak sering, paling cepat berjarak sepuluh menit dari satu orang ke orang yang lainnya. Kedua tangan Becca menyilang di depan d**a. Gadis itu sebenarnya tidak ingin menunggu Vanko pulang, karena tadi suaminya sudah memberi kabar bahwa dirinya ada urusan mendadak di luar kota. Jadilah Becca tidak akan menunggu suaminya pulang. Lagi pula, Vanko bilang kalau dia akan pergi selama tiga hari lamanya bersama Gea. Becca di apartemen juga tidak benar-benar sendirian. Di unit sebelah ada Sani ya

