84. Nggak Apa-apa

1161 Kata

Sambil melihat ke arah sisi jalan, Becca tidak bisa berhenti tersenyum ketika dia tidak sengaja mengingat kejadian di mana dulu sewaktu dirinya dan Vanko masih sama-sama ada di SMA. Apabila ingat kejadian dulu, Becca jadi geli sendiri. Apalagi kalau Becca ingat, bahwa dulu dia sangat naif. Berbeda dengan sekarang yang berubah menjadi sangat agresif. Entah bagaimana caranya, Becca juga tidak paham betul kenapa dia tiba-tiba bisa berubah menjadi agresif seperti sekarang. Padahal dulu, hanya memegang tangan Vanko saja, Becca tidak berani melakukannya. Pemandangan serta udara di pagi hari tetaplah menjadi juara untuk menyejukkan pikiran karena belum banyak polusi dari asap kendaraan dan debu yang tercampur. Maka dari itulah, ketika Vanko memberi tawaran kepada Becca untuk jalan-jalan menggun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN