85. Kita Ke Bromo

1095 Kata

Tanpa memikirkan yang lain-lainnya, Vanko dan Becca tertawa terbahak-bahak setiap kali mereka mengingat hari di mana mereka kehujanan kala itu. Bahkan, Becca dan Vanko pun tidak percaya kalau ternyata tadi mereka mengingat kejadian yang sama. Itulah, yang membuat mereka tertawa bersama. Karena menurut sepasang suami istri itu, hal ini sangat lucu. Hari masih pagi, bahkan matahari pun baru saja terlihat malu-malu untuk menampakkan dirinya ke hadapan para manusia. Namun meski begitu, tidak membuat para pencari nafkah melalui makanan jadi bermalas-malasan untuk memajang dagangan mereka. Begitu pula dengan Becca kali ini, dia mengajak suaminya mampir ke pedagang kecil yang menjual puthu lanang di sisi jalan. Selesai mendapatkan jajanan incarannya, Becca langsung mengajak Vanko mencari tempat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN