Bab 34. Penyelidikan

1130 Kata

"Ada yang mau kamu jelaskan padaku?!" Dengan posisi yang masih duduk dengan rokok di tangannya Lucian bertanya demikian. Sekertaris Roy sedikit menahan nafas, mungkinkah ini perihal kejadian di rumah sakit tadi pagi? Bentuk tubuh Sekertaris Roy tidak jauh berbeda dengan Lucian. Tinggi, tegap dan sispex. Ditambah dengan otot-otot lengan dan tangannya yang membuat dia dikenal sebagai orang kedua paling kuat dan kejam setelah Lucian. Tapi ternyata, hal itu tidak menutup kemungkinan jika Sekertaris Roy juga takut pada Lucian, karena bagaimanapun Lucian adalah atasannya. Orang pertama yang harus ia hormati dan dengarkan. "Apa ini perihal urusan pribadiku? Jika iya, mohon maaf saya tidak bisa menceritakannya pada anda, Tuan. Tapi jika ini bukan perihal pribadi, maka akan saya ceritakan semua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN