Hari ini sepulang dari kantor, mister Jhon mengajak Tia ke sebuah pesta. Pesta anak muda kalangan kelas atas di kota itu. Tia memakai gaun putih gading dengan belahan d**a yang cukup lebar. Walau tidak nyaman dengan baju yang di belikan bosnya itu, ia tetap nekat memakainya. Ada rasa takut dijauhi oleh mister Jhon jika menolak memakai baju itu. Ia tidak ingin sikap mister Jhon kembali dingin padanaya. “Hai, Mister, aku sudah siap!” ujarnya menghampiri mister Jhon yang menunggu di kamarnya. “Waw, kamu cantik sekali dengan gaun itu,” sambut mister Jhon menjulurkan tangan pada Tia. Malu-malu, Tia menyambut tangan besar tapi lembut itu. tubuhnya berputar seperti penari balet. Keduanya tertawa bersama menikmati dansa tanpa musik yang hanya berlangsung satu putaran. “Ayo kita jalan!” ujar

