asession 2 Part 24

2062 Kata

“Terima kasih,” ujar Tia saat lelaki berjaket hitam itu membuka pintu kabin mobil untuknya. Ia bergegas masuk ke dalam. Sesaat kemudian mobil melaju meninggalkan tempat itu. Tia terhenyak saat terdengar suara murotal dari tape mobil. Di liriknya dua lelaki yang duduk di kursi depan, keduanya tampak khusyuk mendengarkan lantunan ayat-ayat suci itu. Tia memeluk tas nya erat bersembunyi di balik sandaran kursi di belakang supir. Ada rasa minder yang teramat sangat di hatinya. Sejak di bangku Sekolah Dasar, setiap ada pelajaran agama, Tia selalu saja berulah. Bukan karena dia bandel, tapi karena takut di suruh baca tulisan arab. Dia tidak bisa membacanya. Disaat anak-anak seusianya pergi ke surau setiap magrib, ia malah mesti memijat Om dan tantenya bergantian sampai keduanya tertidur. Tia t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN