Session 2 Part 20

1989 Kata

Pagi ini Mentari pagi bersinar cerah, Tia bangun lebih awal dari biasanya, sebab ayah memintanya datang ke hotel tempat Aleesa dan Jose menginap. Kebetulan sekali, Tia juga ingin pamit pada ayah dan Mika, ibu tirinya. Rencananya besok sore ia akan berangkat ke Jerman bersama Aleesa. Usai berdandan rapi, Tia bergegas menuju taksi dan membawa semua barang-barang miliknya. Malam nanti, ia akan menginap di kamar Junior. “Assalammualaikum,” sapa Aleesa membuka pintu melihat Tia berdiri di depannya. “Waalaikum salam,” sahut Tia. Kedua adik kakak itu saling cipika cipiki. “kapan balik?” tanya Tia masuk. “Kemarin sore.” Jawab Aleesa sembari duduk sofa. “Ada apa, ya, ayah ngajak ketemuan di sini kenapa nggak di rumah aja?” “Mungkin ayah masih malas ketemu Nela.” Sahut Tia duduk di depan Alee

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN