Mereka berencana double date ke resort. Arielle mengungkapkan keinginannya dan disambut antusias oleh Ulfa. Keduanya menyusun banyak rencana, termasuk mencari hotel atau penginapan. Meski begitu, rencana ini hanya diketahui keduanya tanpa melibatkan para laki-laki. Arielle belum berani bilang pada Zayne karena tahu suaminya sedang sibuk. “Menurutmu, mereka setuju nggak sama rencana kita?” tanya Ulfa. Arielle mengangkat bahu. “Harusnya setuju, masalahnya adalah waktunya pas atau nggak.” “Itu dia, para suami sedang sibuk kerja, kita malah rencana liburan.” Keduanya saling bertatapan lalu menghela napas panjang. Perhatian mereka teralihkan saat dosen memasuki ruangan. Mengesampingkan tentang liburan, Arielle berusaha fokus dengan ucapan dosen di depan kelas. Sayangnya, pikirannya tidak bi

