BAB 56

1197 Kata

Si perempuan memejam, merasa jijik sekarang. Jemari laki-laki itu masih menggerayanginya. Dulu, mereka sering b******u di sela-sela waktu kerja dan itu sangat menyenangkan, membangkitkan adrenalin. Namun, setelah ia tahu dirinya dimanfaatkan, tidak ingin lagi terlibat dengan urusan laki-laki ini. Nyatanya, mengakhiri tak semudah memulai. Tidak peduli bagaimana ia menghindar, laki-laki itu menempel ketat. “Pak Zayne sedang menyelidiki aliran dana itu. Apa kamu tahu?” Si laki-laki mengangkat tangan dari paha si perempuan dan mengangguk. “Aku tahu, tugasmu untuk membuat Zayne tidak menemukannya.” “Mana mungkin! Kamu pikir Pak Zayne sebodoh itu!” “Aku tidak peduli. Lakukan semampumu, atau kamu akan mendapatkan akibatnya.” Si perempuan tertawa miris, meraih gelas berisi wine dan meneguknya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN