PARTE 82

1931 Kata

Namira tengah bersantai di ruangannya saat Saras mengetuk pintu dari luar. Gadis itu melongok ke dalam.  "Mbak ada yang nyariin.."  "Siapa Ras?"  "Mas yang kemaren itu Mbak.."  "Mas Ragif.." Namira segera keluar dari ruangannya. Benar saja, Ragif ada di luar. Namira menyapa mantan asisten dosennya itu.  "Ini Mira, Mas datang mau ngasih ini.." kening Namira mengerut bingung melihat paper bag yang Ragif ulurkan. Dengan ekspresi bingungnya Namira menerima paper bag itu.  "Ini apa Mas?"  "Hadiah pernikahan. Selamat ya atas pernikahan kamu.." Ragif mengucapkannya dengan ekspresi wajah dan nada suara yang sangat tulus.  "Hah? Ohh iya, duh harusnya nggak usah Mas. Nggak enak nih aku ngerepotin. Makasih banyak ya, Mas.."  Ragif tersenyum. "Semoga pernikahannya langgeng dan kamu bahagia te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN