"Mas Ragif.." Namira langsung beranjak dari tempatnya dan menghampiri pria yang ia panggil Mas Ragif itu. Semua pegawai hanya memperhatikan tanpa suara. "Hai Namira.." Ragif tersenyum. "Mas apa kabar? Eh kok bisa sampai di sini?" Namira tak bisa sembunyikan keterkejutannya dengan kehadiran Ragif. "Emang nggak sengaja ke sini apa gimana? Eh ayo duduk Mas.." "Kamu lagi istirahat makan siang ya. Makan aja dulu, aku tungguin.." "Eh nggak apa-apa kok. Mas sekalian ikut makan.." Pegawai Namira ikut menawari Ragif makan. Tapi pria itu menolak dengan halus. Namira akhirnya membawa makanannya ke tempat Ragif duduk. Lebih baik mengobrol sembari makan sepertinya sebab Namira tak enak jika Ragif menunggu terlalu lama. "Mas jadi nggak enak nih ganggu makan siang kamu." "Nggak apa-apa, M

