PARTE 67

1850 Kata

Namira yang paling pertama terbangun. Ia melihat jam di atas meja nakas. Pukul 4 lewat. Bergerak pelan ia menoleh ke samping kiri dan menemukan sang suami di sana, masih tidur. Dengan mata terpejam begini, bulu mata lentik Shawn terlihat amat sangat jelas. Ditambah jarak wajah mereka yang sangat dekat, Namira bisa melihat bagaimana sempurna pahatan wajah suaminya itu.  Gila. Bagaimana mungkin manusia sesempurna ini bisa menjadi orang yang memeluknya tidur di malam hari?  Namira teringat kejadian tadi malam. Akhirnya setelah drama berbulan-bulan, ia pun sempurna menjadi seorang istri. Mengingat kembali perjalanan mereka, Namira tersadar akan satu hal. Jika seandainya hari itu Namira memilih untuk mengabaikan Shawn dan tak terlibat dengan Shawn, apakah saat ini Shawn masih bergelut dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN