"Mas mau mandi? Nggak ke kantor?" Shawn yang sedang memainkan ponsel sembari berbaring di kasur menoleh pada sang istri yang baru memasuki kamar. Ia berikan perhatian sepenuhnya pada sang istri. "Libur sayang, kan masih suasana pengantin baru." Namira yang mendengar jawaban Shawn lantas melongo. Tanpa sadar pipi Namira pun ikut memerah. "Hm, sayang, bulan madunya mau ke mana?" Kalimat itu meluncur dengan enteng dari mulut Shawn. Tapi yang mendapat pertanyaan jelas tak merasakan hal yang sama. Ini masih pagi dan bagaimana bisa Shawn bertanya pada Namira tentang bulan madu sementara situasi di antara mereka tidak sama seperti pasangan pada umumnya? "Ada tempat yang pengen sayang kunjungi?" Shawn bertanya lagi karena Namira tak kunjung memberikan jawaban. Raut wajah Shawn berubah

