"Ko Rion, Koko mau menelepon siapa?" tanya Khayra ketika melihat suaminya yang sudah mengambil ponsel di atas meja. Melihat raut wajah Arrion yang berubah, Khayra bisa menduga jika saat ini suaminya sedang memikirkan sesuatu. "Aku harus menelepon cici sekarang, Khay. Karena dia harus memberikan penjelasan atas semua yang terjadi," jawab Arrion lalu menekan nomor ponsel kakaknya tersebut. Tak berselang waktu lama, Meylin segera mengangkat panggilan telepon dari adiknya. Di saat Arrion menanyakan di mana keberadaan wanita itu, Meylin seakan menghindar dengan berbagai alasan. "Sebenarnya sekarang Cici ada di mana? Bisakah kita bertemu? Karena ada hal penting yang harus Rion bicarakan, Ci," pinta Arrion sekali lagi. Namun, Meylin seperti tergesa-gesa saat menjawab pertanyaan dari adiknya.

