"Mungkin ini sudah takdir yang harus aku jalani. Karena sekarang kedua anak-anakku sudah memutuskan untuk memiliki keyakinan yang berbeda denganku. Aku harus bisa ikhlas menerima semuanya. Lagi pula percuma aku menentang selama ini. Karena hanya kegelisahan yang aku dapat. Saat ini aku butuh ketenangan batin. Agar bisa merangkai hidup yang baru bersama Liana." Saat ini Ahyong sedang berjalan melewati koridor rumah sakit. Pria itu berusaha menguatkan dirinya. Karena ia berniat untuk ikhlas menerima semua yang terjadi di dalam keluarganya sekarang. Karena rasa penyesalan itu telah datang dan akhirnya Tuhan membuka pikiran pria tersebut. Sudah cukup Sandra putrinya yang menjadi korban akibat keegoisannya selama ini. Ahyong tidak ingin itu terjadi lagi kepada anak-anaknya yang lain. Karena

