Chapter 124

1347 Kata

"Ko Rion, kenapa berbicara seperti itu?" tanya Khayra yang memberikan protes kepada suaminya. Karena Khayra merasa tidak enak dengan Qidam dan juga Jihan, yang wajahnya seketika berubah. Saat mendengar perkataan Arrion barusan. Sementara Arrion, ia terkekeh menatap ke arah istrinya. "Hehehe, bukan begitu maksud ku, Sayang. Seandainya memang mereka berjodoh, ya aku tidak keberatan, tapi yang pasti aku tidak ingin menjodohkan putraku dengan siapa pun. Jadi biarkan saja dia menentukan wanita pilihannya sendiri," jelas Arrion, supaya istrinya tidak salah paham dengan maksud perkataannya barusan. Khayra merasa sedikit lega mendengar penjelasan dari suaminya. Karena tadi ia hampir saja merasa tidak enak dengan Qidam juga Jihan. Wanita itu pun setuju dengan perkataan suaminya. Karena kelak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN