"Saya terima nikah dan kawinnya Meylin Lee binti Ahyong lee dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas seberat 100 gram dibayar tunai." "Bagaimana para saksi?" "Sah!" "Sah!" "Alhamdulillah." Semua orang yang hadir di acara pernikahan itu tidak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur. Karena akhirnya Meylin sudah bisa menemukan kebahagiaannya lewat Hendrik. Sementara Ahyong, pria itu turut hadir menyaksikan ijab kabul putrinya. Ia duduk berdampingan bersama Liana dengan perasaan haru dan juga bahagia. Setelah prosesi ijab kabul selesai, Meylin dan Hendrik pun langsung mencium kedua orang tua mereka. Sementara Hendrik, ia meminta Ridwan dan juga Salma untuk menjadi walinya. Mengingat pria itu hidup sebatang kara dan tidak memiliki sanak keluarga. Saat ini Meylin sudah duduk be

