“Elric memang sinting!” ucap Bams pada sang istri yang baru keluar dari kamar setelah menidurkan putrinya. “Dia kenapa lagi? Kayaknya belakangan bikin kamu repot terus, ya?” Puji langsung mengambil posisi duduk di samping sang suami. “Kalau bikin repot udah biasa. Pekerjaan aku, kan, memang begitu. Masalahnya dia bikin aku pusing, Sayang.” “Pusing? Apa dia masih bersikap aneh sama mantan istrinya?” tanya Puji kemudian. “Tuhkan, kamu juga langsung nebak ke arah situ.” “Soalnya aku udah merasa aneh sejak Pak Elric tiba-tiba nyuruh aku mancing guru les itu supaya datang ke sini. Padahal kalau dia niat ketemu mantan istrinya, tinggal temui aja langsung, kan? Malah nyuruh aku pura-pura daftarin baby kita les piano. Gila memang.” “Tapi aku nurut karena dia bukan sekadar bos kamu, tapi saha

