Bab 17 - Deg-degan

2100 Kata

Ziva sama sekali tak pernah bermimpi untuk menjadi selebritas. Jangankan bermimpi, kepikiran pun tidak. Namun, kehidupan yang dijalaninya lima tahun belakangan, seolah menuntunnya ke arah sana. Terlebih Ziva pun menikmati segala prosesnya. Semakin dewasa, Ziva juga semakin percaya diri sehingga ia bisa dibilang siap menjadi seseorang yang terkenal. Bahkan, Ziva sebenarnya agak tertarik untuk bergabung dengan management yang akan membawa namanya terbang tinggi, tapi benarkah ini keputusan yang tepat? Ah, kalau dipikir-pikir, ucapan Laras ada benarnya juga. Kenapa Ziva harus memedulikan keberadaan Elric? Andai Ziva terus-terusan merasa takut upaya move-on-nya gagal, itu artinya Ziva harus siap dengan kariernya yang stagnan dan tidak akan berkembang. Lagi pula Ziva seharusnya tak mengkhawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN