“Ahhh....” Elric sudah tak bisa menahan diri lagi. Saat ini, pria itu sudah berada di atas ranjang dengan hasrat yang sangat sulit untuk dikendalikan. Sementara itu, di bawah tubuhnya, berbaring seorang wanita yang juga nyaris tanpa busana sepertinya—wanita itu hanya memakai lingerie berwarna merah menyala. “Oh, Ziva. Ini nikmat,” racau Elric. Saat sedang nikmat-nikmatnya, Elric tiba-tiba didorong sehingga tubuhnya tersungkur ke lantai. “Aww!” pekik pria itu seraya memegangi pantatnya yang mendarat lebih dulu. Rasa sakit membuat Elric spontan membuka matanya. Tunggu, membuka mata? Ya, rupanya Elric barusan hanya bermimpi. Mimpi yang cenderung vulgar karena bisa-bisanya memimpikan sedang melakukannya dengan sang mantan istri. Mimpi yang membuatnya terjatuh ke lantai. Apa-apaan? Sunggu

