Tiba-tiba Elric kepikiran kalau itu Ziva. Ya, teman Laras yang katanya artis baru itu ... jangan-jangan memang Ziva! Elric menduga seperti itu bukan tanpa alasan. Bukankah sejak awal ia sudah tahu kalau Ziva selama ini tinggal di Senjaratu? Sehingga kemungkinan besar mengenal Laras. Namun, Laras yang hampir menyebutkan sebuah nama harus terhenti ketika ponsel Elric tiba-tiba bergetar panjang tanda ada panggilan masuk. “Silakan diangkat dulu, soalnya pas banget temenku juga nelepon,” ucap Laras yang kemudian beranjak untuk menjawab panggilan dari Ziva. Sementara itu, Elric pun beranjak dari duduknya. Ia menuju arah lain untuk menjawab telepon Bams. *** Beberapa jam sebelumnya.... “Jadi, kamu mau ketemu temanmu?” tanya Arda, setelah Ziva menceritakan tentang pertemanannya dengan Lar

