Bab 32

1947 Kata

Renan terkejut saat tahu jika Yuna akan di foto dengan model pria. Di tambah model itu sangat terkenal dan juga tampan. Tampak wajah Renan sangat cemas, ia tidak mau sampai Yuna di sentuh oleh pria lain selain dirinya. "Sialan, kenapa harus sama model cowo sih?" gerutunya kesal. Renan masih berada di tempat studio foto, di mana Yuna akan di foto. Kini Yuna sedang berganti pakaian, Renan tampak mondar mandir sejak tadi. Tama kembali melihat ke tempat studio, matanya mengitari mencari keberadaan Tika. Ternyata wanita itu tidak ada. Tatapan Tama pun tertuju pada Renan yang tampak cemas, ia segera menghampiri Renan. "Ren," panggilnya. Renan langsung menoleh ke arah Tama dengan penampilan yang berbeda, memakai masker dan juga kacamata. "Lu ngapain dandan kaya gitu?" tanya Renan pada Tama.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN