“Hm... Jadi ini gadis yang membuat ketua The Black Hell sampai berpaling dari cinta pertamanya?” Tanya pria yang berada di depan Evelyn menggunakan bahasa Italia sembari mengusap-usap dagunya, yang tak lain adalah Adam. Pria paruh baya dengan tubuh gendut dan rambut yang hampir memutih seutuhnya. “Giusto, Signore” Jawab pria yang tadi membawa Evelyn. “Cantik dan pas. Pantas saja pria itu lebih memilih dirinya” Gumam Adam sembari tersenyum meremehkan. Evelyn mengerutkan keningnya mendengar percakapan mereka berdua. Bukan karena ia tak tahu apa yang mereka bicarakan melainkan karena ia tak mengerti apa yang mereka maksud. Ketua The Black Hell? Siapa dia? Dan dia membuat pria itu berpaling dari cinta pertamanya? Siapa yang mereka maksud? Tak lama kemudian, seorang pria dengan setelan hitam

