Chapter 39

963 Kata

Ckiittt...             “Ada apa?” Tanya Aldrich saat sang supir mengerem mobil tiba-tiba. “Maaf, Tuan. Tapi sepertinya ada yang terluka di depan” Ucap yang supir. Saat sang supir hendak turun untuk mengeceknya, Will menahan pria tersebut. “Cara murahan, mereka ingin mengelabui kita. Lanjutkan saja” Pintah Will. “Tapi, Tuan...”       “Lanjutkan” Pintah Will. “B, baik, Tuan”       Dengan sedikit ragu, sang supir pun kembali melajukan mobilnya dengan pelan. Dan saat mereka telah mendekati orang yang terbaring di tanah tersebut, rentetan peluru menyerang mereka dari balik semak-semak yang membuat mereka harus tengkurap di bagian bawah kursi sementara supir tadi telah mati tertembak. Tak hanya mobil mereka, mobil para anak buah mereka juga ikut diserang. Beberapa saat kemudian, serangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN