Delapan Puluh Dua

1654 Kata

Di tengah tol, orang itu melempar ponsel sopir dan ketiga pengasuh anak-anak. Mereka pasti akan melacak sinyal GPSnya. Rengga masih mengemudikan mobil tersebut dengan kecepatan tinggi seperti yang diperintahkan. Anak-anak mulai menangis karena tak tahu akan dibawa ke mana? Ketiga pengasuh berusaha menenangkan ketiga anak itu, namun ketiganya terus saja menangis dan meminta mobil berhenti. Hingga penjahat itu mengarahkan pistol ke kepala mereka. “Jika kalian terus menangis, saya pastikan menembak kalian!” ujarnya. Shali mengkerut ketakutan seraya memeluk pengasuhnya. Air mata para pengasuh tak bisa berhenti, berusaha menenangkan anak-anak itu. Sungguh mereka sangat takut. Hingga Rengga diminta menghentikan mobil ketika mereka berada di ruas jalan tol yang sangat sepi. Ketiga pengasu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN