Episode 59

1816 Kata

Pak Rahmat duduk termenung di ruang kerja, dengan selembar surat yang ditulis oleh Ardi di tangannya. Begitu juga Barita, Reyhan dan juga Elvira. Sikap mereka juga kurang lebih sama. Duduk merenung dengan masing-masing memegang selembar surat di tangan. Pagi ini Pak Sihotang, pengacara Ardi yang juga merupakan pengacara keluarga mereka, membawa empat lembar surat yang ditulis oleh Ardi, sebelum yang bersangkutan bunuh diri. Pak Sihotang memang baru memberikan surat ini setelah semuanya selesai. Termasuk masalah otopsi maupun penguburan. "Pihak kepolisian menemukan empat pucuk surat tulisan tangan Pak Ardi, dan meminta saya memberikannya kepada masing-masing orang yang dituju. Karena surat-surat ini sudah saya serahkan, saya permisi dulu. Oh ya, mengenai kasus-kasus Pak Ardi. Seperti kas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN