Allana tertegun sejenak di tempatnya. Tak menyangka, akan kembali bertemu dengan William, mantan kekasihnya yang dulu alim dan pemalu. la mengenal William sebagai sosok yang rajin beribadah, juga tidak banyak tingkah. Selama masih menjalin hubungan semasa sekolah dulu, mereka hanya sebatas sampai bergandengan tangan. Cium pipi saja tidak pernah. Mereka berpisah secara baik-baik karena William melanjutkan kuliah ke luar kota dan tidak sanggup menjalani long distance relationship. Tentu saja Allana saat itu patah hati, bahkan hingga bertahun-tahun berikutnya. William, terlalu baik untuk dilupakan begitu saja. Mereka sempat masih saling berkomunikasi melalui media sosial, sebelum William tiba-tiba menghilang dan tidak pernah terlihat aktif lagi. Beberapa kali Allana mencoba membuka hati ter

