BAB 19

1822 Kata

"Jadi kama bakal sekantor sama William?" lbunya nyaris berteriak di panggilan telepon. "lya." Allana menghembuskan napas kasar. Sepulang kerja, ia tidak langsung menjemput Michy di rumah Marchell. la memilih menelpon ibunya dulu demi menceritakan kisah pertemuannya dengan William. "Duh ... kok bisa ya? Mama nggak bisa lupa sama anak itu. Itu kamu dalu keliatan cintaaaa banget sama dia. Tapi nggak nyambung banget ya, Iulusan teknik nuklir malah kerja di bank ... " "Yah daripada nggak kerja Ma. Ca ri kerja sekarang susah. Apalagi lulusan teknik nuklir, kayaknya lapangan kerjanya nggak gitu banyak deh ..." "Iya sih. Kamu seneng doong, bakal sekantor Iagi sama dia?" "Ma jangan ngaco. Allana udah ada Michy." "Ya kali aja All, kali ini William rejeki kamu. Mama nggak benci Marchell, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN