"Queen, kamu membangunkan harimau yang sedang tidur." Tanpa bicara lagi, Alex langsung menggenndong tubuh Queen kemudian dia bawa ke dalam mobil. Lelaki itu mendudukkan Queen di pintu belakang kemudian melumat bibir wanita itu yang sedari tadi menggodanya. Ciuman yang semula lembut kini kasar dan menuntut. Queen pun membalasnya. Akan tetapi, beberapa saat kemudian, Alex melepaskan pagutannya. Dia tidak ingin sampai kelepasan dan melakukan hal yang tidak benar. Lelaki itu mengusap bibir merah Queen. “Lain kali, jangan lakukan itu! Aku adalah lelaki normal, tentu bereaksi. Bisa berbahaya jika aku tidak bisa menahan imanku!’ ucap Alex sambil menatap wajah cantik sang sahabat. Wanita itu menundukkan wajahnya. Dia pikir, Alex menyukainya. Namun ternyata tidak. Alex hanya bereaksi karena se

