BAB 24

1641 Kata

Makan malam berakhir lebih cepat dari waktu yang direncanakan. Untuk menenangkan Adelio yang merengek, Viero mengajak Adelia dan Adelio ke taman belakang untuk melihat koleksi binatang peliharaan. Didampingi Sang Kakek tentu saja. Evander bertahan di ruang tengah, bersama Martha dan Puspa. Ia tahu, ada banyak pertanyaan di benak dua perempuan itu tentang Althea. Semenjak nama Althea tercetus dari mulut Adelio, pandangan ingin tahu sudah diarahkan padanya. Meraih cangkir berisi kopi panas, Evander menyesap perlahan. Di sampingnya, Martha memakan buah yang dipotong kotak-kotak dan dilumuri perasan jeruk lemon. Meski terlihat hanya diam saja, namun pandangan mata wanita itu menyiratkan banyak pertanyaan di otaknya. Puspa berdehem, menatap Evander tanpa kedip. “Dari awal muncul sosok peremp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN