BAB 79

1603 Kata

Keesokan harinya, setelah membagi oleh-oleh yang mereka beli menjadi beberapa bungkusan, Tasya dan Damar pergi ke rumah orang tua mereka untuk memberikan oleh-oleh tersebut. Mereka berdua pergi ke rumah ayah Tasya terlebih dahulu. Tasya merasa sangat senang ketika mobil yang dikendarai oleh Damar memasuki halaman rumah ayah Tasya dan berhenti di depan teras. Tasya segera turun dari mobil dan berjalan mendahului Damar menuju ke pintu masuk. “Assalamu’alaikum,” salam Tasya, membuka pintu rumah yang tidak terkunci. “Wa’alaikumsalam,” terdengar jawaban dari dalam rumah. Beberapa saat kemudian, Tasya melihat ayahnya keluar dari ruang keluarga. Dia tersenyum lebar melihat ayahnya. Tasya segera berlari dan memeluk ayahnya sebagai ungkapan rasa rindu. “Ayah apa kabar. Aku kangen banget sama A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN