“Tasya selingkuh, Mar?” tanya Alfin, memastikan. Dia memandang Damar yang tak kunjung membuka suara setelah beberapa menit berlalu. Damar menghela napas panjang. “Itu hanya gosip yang beredar di perusahaan, Fin,” jawab Damar. Namun, Damar tak sepenuhnya yakin akan hal itu karena dia mulai meragukan penjelasan yang disampaikan oleh Tasya. Selama ini, Damar tidak peduli dengan gosip kedekatan Tasya dan Galang yang beredar di perusahaan. Dia bahkan hanya diam saja ketika mengetahui Tasya dan Galang sering makan siang bersama, bahkan bertemu di luar kantor. Damar dan Tasya telah sepakat untuk tidak ikut campur privasi masing-masing. Namun, kali ini gosip kedekatan Tasya dan Galang yang semakin beredar di perusahaan, membuat Damar tidak nyaman dan merasa sangat marah. Dia sudah berulang ka

