Hingga akhirnya kita sama-sama berada di titik ini. Lepas tanpa beban. Menjelma menjadi sebuah kisah masa lalu untuk dikenang. Disinilah Isabella berada. Sebuah apartemen penuh kekosongan. Tempat yang dia pijaki ini mewah. Lebih mewah dari miliknya sendiri. Tidak ada rasa senang disana. Hanya rasa gundah tak menentu. Akankah tetap dia lakukan semua itu. Isabella pulang dari rumah sakit lebih awal. Awalnya segalanya diurus oleh Om Warsono dan Beryl. Lalu dibantu Samuel. Setelah mereka sudah kembali normal Isabella malah berbuat nekat. Kembali bertemu Nando. Silahkan simpulkan sendiri dirinya tak waras. Tapi Isabella tak perduli. Sekalipun disakiti terus menerus oleh Nando. Ambisi itu masih tertanam kuat. Bahkan sekarang mengembara seperti bola api. Panas. "Belum tidur?" Nando menatap

