Sebuah restu

2335 Kata

"Lo berdua gak guna, sumpah." Danis menggeleng takjub. "Nggak ada artinya gue bela-belain kesini bawain makanan favorit elo. Kalau harus melihat kalian bermesraan kayak begini." Omelan Danis datang di pagi-pagi buta. Sejak melihat sisi keromantisan Beryl pada Isabella. "Dunia serasa milik berdua. Yang lain ngontrak!" Azlio menambahkan. Pasalnya duo sahabat Beryl, Danis dan Azlio datang menjenguk Beryl yang sudah sadar sejak kemarin. Dan pemandangan pagi hari yang mereka temukan adalah Beryl seperti tak punya masalah sakit apapun. Padahal perutnya habis saja ditembak tiga peluru. Luka sehabis operasi juga belum mengering sepenuhnya. Beryl terlihat tak terganggu sama sekali atas kedatangan dua sahabatnya. Si pengacau namun menjadi si paling dia butuhkan juga. "Lagian siapa suruh lo d

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN