Anjani

2095 Kata

Seorang perempuan dengan cat rambut coklat datang ke lapangan basket. Dia sengaja datang di waktu lebih awal agar bisa menjadi yang pertama menunggu. Namun salah, orang yang ditunggu malah lebih dulu datang. Senyuman di bibirnya merekah begitu keduanya saling tatap. Satu alisnya terangkat, "Loh, kita janjian jam satu Beryl." Anjani sempat terkejut. Tapi percikan detik kemudian dia bisa mengontrol situasi dalam diri. "Gue memang sengaja." Beryl menekankan. Sengaja karena jika Beryl tidak datang lebih awal maka akan menjadi lebih buruk jadinya. Mengingat di apartemen Isabella tadi terjadi pembicaraan yang cukup serius. Juga apa yang terjadi sebelum itu. Beryl tidak mau mengingat itu dulu. Soal ciuman, pernikahan, dan kegugupan. Anjani mengerti. Beryl memang hidupnya selalu di kamp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN