Sekitar pukul 5 pagi Alisha sudah sibuk di dapur sendirian mengolah adonan kue. Karina yang baru turun pun terkejut mengetahui gadis itu sudah berada di dapur lebih dulu. "Hai, Sha," sapa Karina seraya mengambil apron dari laci kecil dan memakainya. "Pagi, Tan," balas Alisha. "Bagaimana acaranya semalam?" tanya Karina. Tangannya mengikat tali di belakang punggungnya. Alisha mematikan mesin pengaduk dan menaruh di sebelah wadahnya. Sebelum menjawab pertanyaan Karina, gadis itu mengembuskan napas pelan. "Acaranya sempurna dan berjalan baik." "Tapi, kenapa sepertinya kau murung?" tanya Karina yang terlihat tak bersemangat. Gadis itu menggeleng. "Entahlah, Tan. Mungkin hanya efek kurang tidur saja," katanya lemah. Semalam Alisha bermimpi aneh yang membuatnya tiba-tiba terbangun