Irena membanting pintu mobil dengan kasar sehingga menimbulkan bunyi khas benda bertabrakan kencang. Terik matahari menambah kecut wajahnya yang tadinya masam bertambah kusam. Dia sedang kesal setelah mendengar kabar yang diceritakan oleh adiknya perihal di meja makan tadi ketika sarapan. Selepas sarapan tadi, Olivia langsung naik menuju kamar Irena, kakaknya. Tanpa mengetuk terlebih dahulu, gadis berusia dua puluh empat tahun itu langsung menerobos pintu kamar Irena. Untung saja kakaknya sedang tidak dalam keadaan bugil, kalau iya bisa-bisa habislah gadis itu diamuk macan betina. "Ada apa?!" tanya Irena yang terkejut dengan kedatangan Olivia yang tiba-tiba. "Kabar buruk, Kak," kata Olivia dengan sikap yang terlalu didramatisir. Irena merubah posisi yang tadinya telungkup menjadi b