Bab 20

889 Kata

Zeo menggenggam tangan Zoya dengan jantung yang berdetak cepat. Keduanya saling melempar senyum. “Mas Zeo sudah tahu?” Zeo mengangguk sebagai jawaban Zeo tahu apa yang dimaksud istrinya. Ia menunduk lalu mencium kening Zoya cukup lama. Bahagia, terharu, terkejut, semuanya bercampur menjadi satu. Ia tidak pernah menyangka Allah memberikan Anugerah begitu indah di hidupnya. Setiap pasangan suami-istri pasti memiliki keinginan untuk mempunyai seorang keturunan. “Terima kasih.” bisik Zeo “Hadiah dari Allah untuk rumah tangga kecil kita, mas.” “Iya. Allah begitu baik pada kita.” Di saat mulai memperbaiki diri Allah memberikan kebahagiaan yang tidak disangka-sangka. Allah tidak mungkin mengingkari janjinya. Zeo mengelus pipi istrinya dengan lembut sembari menatapnya lekat. “Jaga kese

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN