Bab 67

1501 Kata

Keesokan harinya. Zeo menatap istrinya dari tempat tidur. Semalaman mereka tidak bertegur sapa karena Zoya masih marah dengannya. “Sayang!” panggil Zeo dengan hati-hati “—“ “Mas…” “Dipakai bajunya nanti keburu terlambat!” “Huhh..” Zeo menghela nafas kasar Belum selesai Zeo bicara Zoya memotong perkataannya begitu saja. Wajah ketusnya begitu terlihat membuat Zeo ragu untuk membahas hal kemarin. Zeo menurut memakai pakaian yang sudah istrinya siapkan. Tatapannya tidak pernah lepas dari sang istri. Ketika Zoya ingin membuka pintu kamar tiba-tiba sepasang lengan melingkar di pinggangnya. Siapa lagi jika bukan Zeo pelakunya! “Mas minta maaf!” bisiknya dengan suara penuh rasa bersalah “—“ “Mas nggak berniat membuat kamu kecewa. Mas hanya ingin memberikan surprise kecil tentang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN