Beberapa hari kemudian. “Aarrghh..” tiba-tiba Zeo berteriak membuat Zoya panik “Astagfirullah. Mas Zeo kenapa?” Zoya menangkup wajah suaminya. Tiba-tiba Zeo berteriak kesakitan, hal itu membuat Zoya terkejut sekaligus panik secara bersamaan. “Mas Zeo kepalanya sakit?” “Aarrgghh.. sakit!” pekik Zeo “Ya Allah.. Zoya panggilkan Abah dan Umi sebentar, ya!” Zoya meninggalkan suaminya di dalam kamar. Ia berjalan cepat menuju kamar Ayah dan Ibu mertuanya untuk memberitahukan hal ini. Setelah kepergian Zoya, Zeo menghentikan teriakannya. Ia terkekeh dengan rasa bersalah telah membuat istrinya panik. Bugh “Aduh!” pekik Zeo “Sakit, Abah! Kenapa dipukul?” Zeo mengelus bahunya yang terasa sakit akibat pukulan maut dari sang Ayah. “Abah kasihan sama Zoya.” Zeo terkekeh mendengarnya

