Bab 54

1405 Kata

“Assalamualaikum.” salam Rendra dan Shinta bersamaan “Waalaikumsalam.” “Ayah, Bunda!” pekik Zoya Zoya berlari kecil menghampiri kedua Orang Tuanya. Ia sangat merindukan mereka. “Zoya, jangan lari-lari!” tegur Zeo Semua orang speechless mendengar perkataan Zeo. Bahkan Zoya yang mendengarnya tidak percaya. Zoya memelankan langkahnya. Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia merasa bahagia karena dengan perkataan Zeo barusan menunjukkan jika dia khawatir padanya. “Ayah, Bunda, Zoya rindu sama kalian.” ucapnya sembari memeluk kedua Orang Tuanya “Kami juga, nak.” “Bagaimana kondisi kamu, nak?” tanya Shinta Zoya terdiam sejenak. Fisiknya memang baik-baik saja, tapi tidak dengan hati dan mentalnya. Kesabaran dan mentalnya benar-benar diuji setelah menikah. Untung saja ia memili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN