Bab 42

1009 Kata

“Emhh..” lenguh Zoya “Pelan-pelan, mashh!” Zoya meracau tidak jelas ketika tangan kekar Zeo bermain di area sensitifnya. Kedua tangannya di genggam membuat Zoya tidak bisa berkutik sedikitpun. Zoya hanya bisa mengeluarkan suara indahnya dan pasrah di bawah suaminya. “Enghh..” lenguhnya Cup “Huhh..” Zoya terengah karena permainan suaminya. Zoya menahan tangan Zeo karena merasa sedikit kesakitan. “Jangan terlalu kencang, mas!” lirihnya “Maaf! Mas nggak bisa, sayang.” “Semenjak hamil sedikit lebih sensitif.” Zeo tidak bisa untuk pelan-pelan. Ia terlalu gemas dengan istrinya. Tubuh keduanya merasakan getaran aneh. Zeo tidak sabar untuk menjenguk buah hatinya. Beberapa hari terakhir ia selalu gagal ketika ingin menjenguk buah hatinya. Dan ia pastikan hari ini tidak akan gagal.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN