Orang Misterius

1568 Kata

Pagi itu matahari bersinar lembut, menembus tirai kamar Cindera yang masih berembun. Gadis itu mematut diri di depan cermin mengenakan blus putih polos dan rok pastel, dengan hijab segi empat sederhana. Ada sedikit debar di dadanya yang tak bisa ia jelaskan. Begitu membuka pintu rumah, ia tertegun. Sebuah mobil hitam elegan sudah terparkir di depan rumahnya. Di samping mobil itu berdiri Elvan, dengan kemeja biru muda dan senyum lembut yang jarang ia tunjukkan di depan orang lain. Namun, yang membuat Cindera sedikit kikuk adalah tatapan para tetangga. Beberapa ibu-ibu yang sedang menyapu halaman menatap ke arah mereka dengan bisik-bisik pelan. “Itu kan Cindera?” “Katanya dulu ditinggal waktu tunangan, ya?” “Sekarang malah dijemput cowok ganteng tiap pagi…” “Jangan-jangan itu yang dul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN