Chapter 115

2145 Kata

Bangun tidur di pagi harinya, yang Edgar cari adalah ponselnya. Ia memeriksa notifikasi di benda pipih tersebut. Ternyata masih belum ada pesan atau panggilan dari nomor yang tidak ia kenal yang ia harap adalah Hazel. Pria itu melempar ponselnya ke tepian ranjang dengan asal-asalan. Edgar mengangkat bahunya dan menghela napas lesu. Mungkin nanti akan muncul notifikasinya. Tringgg!! Tringgg!! Tringgg!! Edgar meraih kembali ponsel itu dengan semangat. Namun, senyum lebarnya luntur ketika melihat nama Dedrick lah yang terliat di layar. Bukan orang yang ia harapkan. Terpaksa, Edgar menjawab panggilan yang sudah berdering dua kali itu. “Ada apa?!” tanyanya tidak ramah. “Edgar, bisakah kau mengantar Vivianne ke sekolah pagi ini? Aku minta tolong, pagi ini putraku demam tinggi. Aku dan Lyor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN