Hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu hari kebebasan Edgar. Tepatnya sepuluh menit lagi, ia sudah bisa meninggalkan lapas ini. Setelah sarapan pagi, seluruh teman satu kamarnya berkumpul untuk melepaskannya. Delon menatap Edgar. "Baik-baik di luar sana, Ed. Aku tahu kau masuk ke dalam penjara ini karena dimanipulasi, semoga kau bisa hidup dengan bijak setelah ini." Edgar tersenyum kecil. "Ya, terimakasih sudah mengingatkan." Keenamnya kembali berbincang untuk terakhir kalinya di kamar tahanan ini. Tak lama setelah itu, pintu kamar dibuka dan menampilkan kepala sipir yang bernama Anto. Pria itu menatap Edgar dan tahanan lainnya. "Edgar Addison," panggil sang sipir. "Yes, Sir?" "Ikuti aku, ada beberapa hal yang harus diurus sebelum kau keluar." Edgar mengangguk patu

