Chapter 95

1640 Kata

Sudah tiga hari sejak Jacob diperbolehkan pulang oleh Dokter, sejak itu Luke sangat gembira karena berpikir bisa bermain lagi dengan Daddy-nya itu. Di pagi hari seperti biasanya, Hazel akan mengurus Luke setelah itu membuat sarapan, sedangkan Jacob ia bangunkan setelah sarapan selesai. “Mommy, aku angunin Daddy ya?” Luke mengetuk-ngetukkan jarinya di meja makan dengan bosan. Melihat Hazel masak, tidak membuatnya tertarik. “Nanti kita banguninnya? Biarkan Daddy tidur sebentar lagi,” balas Hazel, dengan nada membujuk agar Luke menahan keiinginannya. Luke mencebikkan bibirnya kesal dan melipat kedua tangannya, berlagak merajuk. Hazel yang melihat wajah putranya yang menekuk pun tersenyum. “Kamu mau bantu Mommy masak?” Ekspresi wajah Luke berubah seketika, matanya pun berbinar tertarik. An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN