Ara berjalan memasuki gedung kesatuannya, setelah sebulan menjalankan kampanye ia harus membuat laporan pada komandannya, tiba tiba Devana sudah berjalan disebelahnya. "Ya ampun Van, kamu buat aku jantungan." "Kita besok mulai kampanye yang di Jakarta Ra?" "Iya aku tahu." "Selain ke sekolah sekolah kita juga ke perusahaan perusahaan." "Iya iya, memang kenapa?" "Eng.... Enggak... Nggak kenapa kenapa juga," jawab Devanaa sedikit terbata, ia tahu jadwal esok hari adalah di aula intern hotel Akasia Internasional. Devana takut Ara menjadi sedih jika harus ke hotel itu lagi karena ia sudah putus hubungaj dengan Edgar. "Aku buat laporan dulu tentang roadshow kita kemarin," ucap Ara kemudian masuk dalam ruangannya. Devana menghentikan la

